Home / Inspirasi / “Mumu, Aku Boleh Jajan Ga?” Boleh…Tapi…

“Mumu, Aku Boleh Jajan Ga?” Boleh…Tapi…

Saat pertama Haby masuk SD, sebetulnya Haby belum mengerti apa itu uang, macam-macam bentuk uang, termasuk jumlah besaran uang itu sendiri…Bahkan pernah di suatu ketika, ada saudara yang hendak memberikan uang ke Haby padahal jumlahnya lumayan lah buat beli minyak goreng, telur 1 kg, dan beras beberapa liter…hehe….Tapi sontak saat itu Haby menolak dengan gaya dia yang khas sambil menyalami saudara tersebut dan bilang: ” Ga usah…gapapa…jangan merepotkan …” yang pada akhirnya itu uang tetep diterima dan masuk ke kantong Mumu nya (mayan lah buat tambahan beli sembako…hehe)…Tapi Mumu nya bersyukur soalnya lokasi perumahan juga jauh dari jajanan…

Namun lain cerita ketika haby mulai masuk SD dimana dia mulai mengenal yang namanya kantin sekolah dan melihat teman-temannya pada jajan…Sebulan pertama, Haby masih kuat untuk menahan diri untuk tidak jajan…walau tetap setiap hari merayu Mumu nya agar diberi uang jajan…Tapi bukan Mumu nya pelit, haby pertama Mumu tahu Haby belum ngerti uang, dan kedua Mumu hanya ga mau membiasakan Haby untuk jajan tanpa didampingi sama orang tua…

Sebulan pertama masih aman tuh, ketika jam istirahat sekolah, Haby hanya makan makanan bekal yang dibawa dari rumah…Tapi sempat suatu hari, ketika Mumu mengecek tas sekolah Haby, Mumu nemuin sebuah lol*yp*p…Mumu pun kaget dapet darimana ini anak padahal kan Mumu ga kasih uang jajan…ternyata alhasil setelah mumu interogasi Haby bilang itu dikasih dari temennya…Langsung lah insting mamak2 nya keluar…takut anaknya minta-minta lah ke temennya atau gimana…walau Mumu percaya Haby anaknya jujur, kalau dia bilang dikasih, ya memang insyaAllah itu beneran di kasih…

Akhirnya setelah sebulan itu, hati Mumu luluh untuk mulai memberikan uang jajan…Kebetulan saat itu salah satu orang tua wali siswa di grup orang tua ada yang mulai menanyakan perihal masalah uang jajan ini….ternyata bukan hanya Mumu nya yang gundah gulana perkara kasih uang jajan ini…banyak para orang tua yang mengalami dilema saat anak2nya mulai meminta untuk dikasih uang jajan…Akhirnya saat itu kita sepakati untuk kasih uang jajan anak2 tidak lebih dari 5000 rupiah…Betapa senengnya raut wajah Haby ketika pertama dikasih uang jajan dan mulai bisa bareng bareng sama temen temennya kalau pas jam istirahat berbondong-bondong ke tempat jajanan…

Hanya berselang 3 minggu, tiba-tiba Haby demam tinggi dan mengalami diare akut…sampai-sampai Mumu bawa ke UGD karena Haby sepertinya sudah mengalami dehidrasi…dan benar saja setelah dicek, Haby harus dirawat inap…setelah ditelusuri, kata babang ojek yang biasa antar jemput Haby, Haby kalau pulang sekolah suka jajan dulu di luar kantin sekolah…terakhir katanya dia jajan makanan yang berbumbu ekstrsa pedas sama minuman entah minuman apa…Mungkin hal ini ga masalah sama anak-anak yang lain…Namun secara Haby punya riwayat alergi dari bayi, jadinya agak sensitif kalau sama makanan…Akhirnya haby pun diopname selama kurang lebih seminggu…

Setelah pulang dari RS, Mumu dilema untuk tidak memberikan uang jajan…tapi lagi-lagi naluri Mamak mamak yang suka akhirnya jadi luluh kalau liat anak ga dikasih uang jajan, sementara temen2 yang lain pada jajan….Akhirnya Mumu tetep kasih uang jajan plus kultum pagi sebelum berangkat sekolah agar Haby ga jajan sembarangan lagi…boleh jajan asal harus makanan yang sehat…

Selang beberapa lama, ketika Mumu jemput Haby ke sekolah, seperti biasa Haby ngerayu Mumu untuk mampir jajan dulu…dan ternyata unbelieveable dari ujung sampai ujung penjual kantin itu hafal banget sama Haby…serasa jadi selebritis kalau Haby lewat itu…secara anaknya doyan makan….dan makin kesini Haby mulai mengajukan proposal untuk menaikkan uang jajan menjadi 14.000….Hmmm kaget lah mamak ini…langsung puter otak kalau anak kelas 1 sudah diberi jajan 14.000 per hari, gimana ke depannya…tapi Haby beralibi katanya harga A saja udah 6.000, harga B juga udah 10.000, haduhhh anak jaman sekarang malah lebih cepat ya kalau urusan quick count nya…Akhirnya mumu ambil pertengahan

Komentar

comments

About Puri Pramudiani

Lihat lainnya

LIVE STREAMING SEMINAR NASIONAL UHAMKA (PADi) PEREMPUAN & PRIA ANTI DEPRESI (Sesi Pagi)

Komentar comments