Home / My Note / #3 SURAT CINTA UNTUK SUAMI

#3 SURAT CINTA UNTUK SUAMI

Dear suamiku,

Pada saat awal Mumu mengetik surat ini, Mumu sudah bisa membayangkan apa yang ada dalam benak Bubu. Karena ini surat bukan kali pertamanya Mumu buat, dan sudah sering Mumu mengungkapkan isi hati Mumu baik lewat email, WA, maupun secara langsung. Ini Mumu buat bukan hanya sekedar untuk tugas, namun sekarang sepertinya moment yang tepat untuk mengungkapkan isi hati yang sebenar-benarnya. Mumu tahu Bubu tidak terlalu suka hal-hal yang bersifat romantis, namun sebaliknya dengan Mumu, Mumu yang selalu ingin segala sesuatunya diungkapkan melalui kata-kata. Jadi tidak ada salahnya, melalui tugas ini Bubu menyempatkan waktu untuk membaca surat ini.

Hampir 13 tahun kita saling mengenal, dan 10 tahun menjalin rumah tangga, sekarang memang kita sedang berada di titik uji kesabaran. 2 tahun terakhir ini kita diuji dengan perbedaan prinsip dan pemikiran. Namun lagi-lagi Mumu bersyukur sampai detik ini kita masih bisa mempertahankan rumah tangga kita. Itulah Mumu percaya walau Bubu ga pernah mengungkapkan kata “I love you” atau “I miss you”, tapi setidaknya Bubu punya alasan kenapa Bubu masih bertahan menghadapi sifat Mumu yang sekarang sedang labil.

Bu…walau Mumu orangnya puitis dan senang berkata-kata, tetapi entah kenapa saat Mumu diberi tugas untuk membuat surat cinta ini, Mumu malah seperti sudah kehabisan kata-kata, karena terlalu sering Mumu ungkapkan sesuatu hal yang seputar itu-itu saja dan mungkin pada akhirnya Bubu bosan. Namun percayalah Bu…dari semua hal yang sudah terjadi, Mumu mendapat pelajaran bahwa Allah tidak salah mempertemukan kita. Allah tidak salah memberikan cobaan ini kepada kita karena dengan adanya ujian ini, Mumu yakin bahwa Bubu adalah imam terbaik untuk Mumu. Dalam beberapa hal kadang memang kita berbeda pemikiran, namun Mumu yakin kita punya satu tujuan yang sama, yaitu bertemu dan berkumpul kembali di surga-Nya.

Apa yang terjadi sekarang ini adalah suatu ujian bagaimana kita bisa meruntuhkan ego kita demi sebuah tujuan “Sakinah, Mawaddah, Warrahmah”. Perjalanan umrah kemarin merupakan hadiah yang paling luar biasa yang Allah berikan melalui Bubu. Di sana Mumu diberi keyakinan bahwa dunia ini tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan ketenangan hati yang selalu didambakan oleh semua orang. Oleh karena itu mari Bu….izinkan Mumu membenahi semuanya…Percayalah bahwa segala niatan, pemikiran, dan keputusan yang Mumu ambil itu demi kebaikan kita bersama… Ridhoi Mumu Bu…Ampuni segala kesalahan Mumu, Sayangi Mumu….karena ridho dan kasih sayang Bubu adalah ridho dan kasih sayang Allah kepada Mumu. Mumu ingin berbakti kepada Bubu, ingin menjadi istri yang baik buat Bubu dan dicintai Bubu sepanjang hayat Bubu. Mumu ingin menjadi seorang ibu yang lebih baik lagi untuk anak-anak…Ujian kegalauan yang melanda Mumu 2 tahun ini membuat Mumu tersadar bahwa kebahagiaan yang sebenarnya adalah kebahagiaan bersama kalian.

Bubu adalah jalan Mumu menuju surga…Mumu sangat ingin menjadi perhiasan dunia dan akhirat untuk Bubu… dan juga ingin menjadi baiti jannati di hati Bubu…

Komentar

comments

About Puri Pramudiani

Lihat lainnya

Seminar PADi

Setiap insan pasti pernah mengalami masa-masa kegundahan hati yang dihadapinya, tergantung kuat atau tidaknya seseorang …